lundi 26 décembre 2011

a short review for 2011

yap malem ini aku masih nggak bisa tidur
mata masih terbuka lebar, hidung kembang kempis ngeliat fotonya bang arief muhammad, dan sudah hampir dua buku gua baca abis tetapi kedua iris ini masih nggak mau ditutupin oleh kelopak-kelopaknya
hal ini bikin aku mikir. yang salah siapa?
eits, salah salah, bukan "yang salah siapa?" tapi "gimana nyelesaiinnya?"
duh sempet-sempetnya. akhirnya daripada meracau setelah ngabisin popmi dua biji bukan dua kontainer dan kopi secangkir as always, mendingan kita mereview apa apa aja yang sudah terjadi di tahun 2011 ini secara aku nggak sadar sekarang sudah masuk minggu terakhir di tahun 2011
sisanya diposting lain kali aja yah siapa tau aku tepar di tengah jalan :3



  • January : I made a big mistake. Well, I don't want to explain it. It's just simply annoying to tell everything about my self to everyone. I still want to keep a secret for my self even though I have many friends to share with. They ask me to share with them. I love them so much, @X9SMANISDA. back to the main story, on this month I still couldn't handle my emotions well and the most important thing was, I lose my love. This was one of the hardest part.
  • February : On this love month, I got ill. I had to spend three weeks on bed. My doctor suggested me to have some bed rest. and, here I was, laying on bed with an infusion on my right hand. Thanks to my mom who spent most of her valuable time to  accompanied and nursed me. Thanks, mommy :) *hug tightly*
  • March : I spent most of the time to prepare for my final examination. I wasn't studying all the time, fyi. I just added some hours more to my studying time. Well, studying all day isn't good. Your brain needs time to have some rest, too. I thanked God a lot because He helped me a lot to study. Thank God, I still could pursue the subject matter as well.
  • April : Everything went the same as happened on March. I prepared for my final examination. I used to be very busy all the month. Fyi, I still had times to interact with people. I met a lot of great people on my course and I still keep the communication till now. I don't want to lose friends, you know. I'm a typical of friend-keeper.
  • May : It was a super changeling month. How it could be so? Yea of course. A final examination proved it all. I studied a lot. I had no time to have fun. Yea, now, I miss the old and innocent me. Thanks God, I passed the exams successfully. I prayed a lot and I was very affected by my family's support. They always said that I can pass it. How lucky I am to have such family! =)
  • June : I added an additional course to my courses list. This time, my mom registered me for an intensive test course to get to Smanisda. I used to be very busy. Hmmm =) This was also the month when I got to do Smanisda's test. wow. Thank, God, I can passed it successfully. Thanks for my whole family. My God, My grandma, my mommy, my daddy, my sister, my little niece, and my babysitter! =)
  • July : It's one of the happiest month in a year! Thanks God, I was selected to be one of Smanisda's new students. I was very happy. Finally, I could prove it to everyone that I wasn't like what they saw. Some people used to underestimate me, they used to come when they needed me, some people really used to. But then, they saw it by themselves how I could prove to the world that I deserved to be Smanisda's student.
  • August : Well, I met new friends. wups, I'm wrong. I mean, a lot of new friends. I almost knew all the kids on the 10th grade. I also got some new best friends but the old one are never replaced. I was a vice prefect until now and I worked a lot to know each people in the class. It wasn't that easy. I needed bold face, shyless, and a great fun to make them know each other. At first, they looked like strangers to each other. That was not fun! Some people underestimated me again even though they never said it, I could see it from their eyes. Their eyes are like a mirror for me. But, then, thanks a lot God, they can be good friends to each other now. I was trying a lot to avoid them from those negative suggestions of each other.
  • September : Everyone could get mingle to each other. My friends gained and gained. I enjoyed it a lot and I gained my performa as a vice prefect. I hadn't reach the top of my career as a vice on this month, but at least I could prove to them that I could be very faithful and responsible to my position.
  • October : Uhmmm, I still tried to adapt with the new condition of education. It isn't really different to my junior high school's system but it gets really really hard. The teachers made us think that score is everything. On this month, I was in the middle of everything.
  • November : It was probably one of the worst month in a year. Why it could be so? Well... yea, I used to be blinded by love. I made them thinking that I had been fooled by love. I used to fall in love with the wrong guy. He used to avoid me from  things I like. He brought me bad influences. Yes, I really used to. These guy almost broke everything, but before he could do it, I threw him away. Just away from my life and I started a brand new chapter on my book of life. I was just moving on, then.
  • December : Whoa, I can't believe I can finish this! What a great achievement! Hahaha. Yes, I started a new chapter of life. I've written the closing sentence for the previous chapter. Life must go on just like the show, baby! I got closer to everyone, I became maturer girl. I worked better as a vice prefect and uhmm maybe better than the real prefect. Sorry, but it seems that I worked a lot than you did ^^ Ah, I just love this month a lot and I met my mommy again. How happy I am... I started to write again, I started to read again, I started to sing again, and I started to write my own resolution for the next year and I tried to be better for next time =)
wups, I can't believe I can finish it on the same day. Just a few minutes. Hahaha. Well, I'm going to sleep right now.

closing,
happy monday everyone! ^^

dimanche 25 décembre 2011

liburan akhir tahun : the friends

yeah akhirnya, aku jalan jalan ke cito juga sama mama anya, kakak, adek audi, mbak pembantuku, dan pengasuhnya audi. wuh rasanya seneng banget kayak baru keluar dari gua
sampe cito, langsung ke pameran buku gramedia
lumayan, aku emang lagi kepingin cari kerjaan buat liburan akhir tahun kali ini. daan liat buku sebanyak itu rasanya pingin beli semua, baca semua, apalagi walaupun ada yang lama-lama bukunya itu bagus bagus. contohnya aja, teenlit yang judulnya Satria November. di toko buku karisma, gila cepet banget abisnya. eh ternyata tadi  ada.
aku juga lagi cari referensi tentang menulis secara bok aku lagi nulis semacam cerpen dengan latar belakang Kyoto zaman Edo tentang seorang geisha. itung-itung aku juga nambah pengetahuan dengan baca novel-novel itu kan. tapi tunggu dulu, novel yang aku butuhin itu yang genrenya romantis. yah aku masih amatiran soal genre romantis, sebenernya nggak susah, feel juga gampang dapetnya nggak kayak nulis humor yang agak susah dapetin feelnya, cuman dibutuhkan tatanan kata yang pas untuk membuat cerita romansa yang memikat. tapi, kalo soal genre humor sih aku udah ahli hehehe
tapi kebanyakan roman yang dijual di pasaran itu roman picisan. ceritanya bener-bener klise dan gampang banget ditebak. sedangkan, gue ini sekarang lagi nulis cerita drama-romansa yang dark. aku mau novel romance yang ada 'twistnya'
oke, seleraku emang high class
tapi aku tadi malah beli......
ini


subhanallah, emak -_-
jadi dua buku hasil karya dua makhluk ngocol inilah yang bakal nemenin aku selama liburan ini selain sepeda gunung putih kesayangan. akan menemaniku kemanapun sampe ke WC :3
aku malah beli buku yang nggak nyambung hahaha tapi aku penasaran bener sih sama buku-buku ini tapi baru baca belakangnya aja udah kocak banget
tapi tadi di cito, aku juga nyobain pake eyeliner cair. ternyata bagus juga. aku suka pake itu. huahuahua walaupun tadi masih agak nggak rapi sih
closing,
salam botak ting ting ! :*

good morning Indonesians =)


Cerita mahasiswa Indonesia di Ausie.
Nyataa.
Suatu pagi,kami menjemput seseorg klien di bandara.Org itu sdh tua,kisaran 60 thn.Si Bpk adl pengusaha asal Singapura,dgn logat bicara gaya melayu&english,beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kpd kami yg msh muda.
Beliau berkata,"Ur country is so rich!"
Ah biasa banget denger kata2 itu. Tapi tunggu dulu."Indonesia doesn't need the world,but the world needs Indonesia,"lanjutnya. "Everything can be found here in Indonesia,U don't need the world."
... "Mudah saja,Indonesia paru2 dunia.Tebang saja hutan di kalimantan,dunia pasti kiamat. Dunia yg butuh Indonesia! Singapura is nothing,we can't be rich without Indonesia 500.000 org Indonesia berlibur ke Singapura tiap bulan.Bisa terbayang uang yg masuk ke kami,apartemen2 terbaru kami yg beli org2 Indonesia,ga peduli harga selangit, laku keras.Lihatlah RS kami,org Indonesia semua yg berobat.Trus,kalian tau bgmna kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk?Ya,bener2 panik.Sangat terasa,we are nothing.Kalian tau kan kalo Agustus kmrn dunia krisis beras.Termasuk di Singapura dan Malaysia?Kalian di Indonesia dgn mudah dpt beras.Liatlah negara kalian, air bersih di mana2,liatlah negara kami,air bersih pun kami beli dari Malaysia.
Saya ke Kalimantan pun dlm rangka bisnis,krn pasirnya mengandung permata.Terliat glitter kalo ada matahari bersinar. Penambang jual cuma Rp 3rb/kg ke pabrik china,si pabrik jual kembali seharga Rp 30rb/kg.Saya liat ini sbg peluang.Kalian sadar tidak kalo negara2 lain selalu takut meng-embargo Indonesia!
Ya,karena negara kalian memiliki segalanya.Mereka takut kalau kalian mnjadi mandiri,makanya tidak di embargo.
Harusnya KALIANLAH YG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah pangan dr petani2 kita sendiri,belilah tekstil garmen dr pabrik2 sendiri.Tak perlu impor klo bs produk sendiri.
Jika kalian bs mandiri,bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULE THE WORLD!!

Plis share ya biar sampe ke seluruh bangsa Indonesia...

(ket : embargo berarti membatasi/melarang adanya perdagangan terhadap negara lain)
jadi arti perkataannya si bapak itu, dia meminta kita percaya diri. dia minta kita percaya pada kemampuan bangsa ini. dia meminta kita untuk nggak menggantungkan diri pada negara lain. caranya, belilah produksi dari negara sendiri dan batasi penggunaan barang barang impor. toh, hasil produksi kita juga bagus kok. jadi buat apa impor mahal-mahal kalo kita bisa produksi sendiri dengan nggak kalah bagus?

vendredi 23 décembre 2011

obat nyamuk

suram
duh pembukae kok gak enak ngene -_-
hai orang orang yang beriman yang gak beriman gak hai,
aku jadi obat nyamuk
seperti kita semua udah tau mama anya yang jelita itu udah pulang. sekarang lagi hobinya di rumah dan mesra mesraan sama papa
dan gue sebagai orang ketiga di rumah menjadi obat nyamuk. obat nyamuk bakar lagi. duh sungguh kurang nyesek apa coba. apa nggak ada yang pengertian sama gue?!!!
sudah barusan patah hati dan masih nyesek nyeseknya, eh ada yang bermesraan
salah satu contoh dialog mama anya-papa adalah :
mama anya : pa, papa kok tambah ganteng?aku : *dalem hati astaghfirullah  sembah sujud demi apa coba papa tambah ganteng*
papa : hehehehe
dan here I am,
kencan dengan laptop. sudah berapa kali ini aku dicuekin
akhirnya aku cuma bisa minum hot capuccino seperti biasa, dengan mata nanar, kaos item gambar Nazi dan celana pendek abu abu, dan air mata yang hampir menetes
aku rasanya kepingin teriak
semua orang dalam hidupku sudah bahagia entah mereka statusnya sendiri atau tidak. dan aku merasa nggak bahagia
kok rasanya aku egois banget ya... tapi aku juga nggak mau sendirian terus
aku tau kok gimana rasanya dicintai. aku juga sering dicintai,
aku juga pernah dicintai lelaki, walaupun mereka nggak pernah terang terangan bilang
selama ini mereka selalu ada disana, mengamatiku, they never say anything except those foolish jokes. dan semuanya selalu benar benar berakhir
seolah itu semua salahku karena nggak peka. aku bukan mind reader
aku nggak bisa baca perasaan orang apalagi pikiran mereka
"...and they were always late, when I realized their feelings, I was always already into someone else ..."
I'd like to go back for them but I know I'd break my own promise if I do that. I'm not that selfish to not want to break my own promise, but I've decided. Once I decided something, it would be forever. I won't change my mind for the second time if it's not really matter. There's just no perfect fairy tale. There will never ever be. But, once I'm with someone, once I believe him, I will give all my heart, all my sympathy, all my attention.
I always regret how I always too late to realize that someone like me
no one really knows that now I'm suffering. I always like this when I got a really hurt heart broken.
no one really understands that now I'm suffering. I always like this when I got a really hurt heart broken.
no one ever does...
that's not because they are too selfish to know or understand it. sometimes, I'm just being afraid if I tell it, it will annoy them. I used to think it would be better to keep silent and save all those pains deep inside. I'm going to try to make my friends understand about it =)


but, well... hey, what are you guys planning for your holidays?
I'm going to do a shopping holiday ;)
what about you??

jeudi 22 décembre 2011

Sang Penerjemah

yep sesuai janji tadi siang I'm back ;)
dan aku bakal ngasih resensi nih soal buku yang enak dibaca buat liburan. enjoy!


buku ini menceritakan tentang Sammar (tokoh cewek) dan Rae (tokoh cowok). cerita dimulai ketika Sammar mulai bekerja sebagai penerjemah untuk seorang peneliti Islam yang bernama Rae. Keduanya mulai menjalin persahabatan yang sangat erat. Hingga tanpa disadari telah membangunkan keinginan kuat dalam diri Samar yang selama ini dikubur dalam-dalam. Ketika keduanya mulai jatuh cinta, Sammar tahu bahwa mereka harus terlebih dulu mengatasi perbedaan diantara mereka. Terlebih dalam menyikapi keyakinan masing-masing. Hingga akhirnya kedua karakter ini harus berpisah untuk sementara waktu ketika Sammar harus kembali ke Sudan. Keduanya akan bertemu kembali dan tentu saja sang waktu membuat keduanya menjadi lebih bijaksana hingga akhirnya bisa saling memahami.


Menurutku, novel ini bagus. Karena walaupun tema utamanya tetap cinta pada sesama, juga diulas tentang cinta pada Tuhan. Disini juga diceritakan bagaimana Sammar tetap teguh pada pendirian, keyakinan, dan cintanya.


Buku Novel Sang Penerjemah (The Translator)